Tampilkan postingan dengan label makanan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label makanan. Tampilkan semua postingan

Minggu, 24 November 2013

Manfaat Makanan Selingan Bagi Balita

Anak pada usia balita juga membutuhkan gizi seimbang yaitu makanan yang mengandung zat-zat gizi yang dibutuhkan oleh tubuh sesuai umur. Makanan seimbang pada usia ini perlu diterapkan karena akan mempengaruhi kualitas pada usia dewasa sampai lanjut.

Gizi makanan sangat mempengaruhi pertumbuhan termasuk pertumbuhan sel otak sehingga dapat tumbuh optimal dan cerdas, untuk ini makanan perlu diperhatikan keseimbangan gizinya sejak janin melalui makanan ibu hamil. Pertum-buhan sel otak akan berhenti pada usia 3-4 tahun.

Pemberian makanan balita sebaiknya beraneka ragam, menggunakan makanan yang telah dikenalkan sejak bayi usia enam bulan yang telah diterima oleh bayi, dan dikembangkan lagi dengan bahan makanan sesuai makanan keluarga.

Pembentukan pola makan perlu diterapkan sesuai pola makan keluarga. Peranan orangtua sangat dibutuhkan untuk membentuk perilaku makan yang sehat. Seorang ibu dalam hal ini harus mengetahui, mau, dan mampu menerapkan makan yang seimbang atau sehat dalam keluarga karena anak akan meniru perilaku makan dari orangtua dan orang-orang di sekelilingnya dalam keluarga.

Makanan selingan tidak kalah pentingnya yang diberikan pada jam di antara makan pokoknya. Makanan selingan dapat membantu jika anak tidak cukup menerima porsi makan karena anak susah makan. Namun, pemberian yang berlebihan pada makanan selingan pun tidak baik karena akan mengganggu nafsu makannya.

Jenis makanan selingan yang baik adalah yang mengandung zat gizi lengkap yaitu sumber karbohidrat, protein, vitamin dan mineral, seperti arem-arem nasi isi daging sayuran, tahu isi daging sayuran, roti isi ragout ayam sayuran, piza, dan lain-lain

Fungsi makanan selingan adalah

1). Memperkenalkan aneka jenis bahan makanan yang terdapat dalam bahan makanan selingan.

2). Melengkapi zat-zat gizi yang mungkin kurang dalam makanan utamanya (pagi, siang dan malam).

3). Mengisi kekurangan kalori akibat banyaknya aktivitas anak pada usia balita.

Selasa, 08 Januari 2013

Makanan Untuk Meningkatkan Kecerdasaan Anak



Ada banyak cara untuk meningkatkan kecerdasan anak Anda. Jika Anda terlalu memaksa untuk membuat anak Anda belajar dasar-dasar ABC dan 123, Anda mungkin perlu memberinya istirahat. Beri dia resep baru yang mungkin membuatnya senang dan berselera. Ada makanan yang anak Anda dapat nikmati dengan mengunyah tanpa dia tahu bahwa makan tersebut dapat membantu meningkatkan perkembangan otaknya.
Berikut adalah beberapa makanan yang dapat membantu meningkatkan perkembangan otak anak :
1. Telur
Ilmuwan di North Carolina menunjukkan bahwa kolin yang ditemukan dalam telur dapat membantu dalam mengembangkan kecerdasan anak. Dan untuk mencegah bakteri e-coli, sebaiknya telur dimasak dengan baik sampai matang.
2. Buah-buahan
Gula dalam buah-buahan dapat membuat otak anak Anda lebih waspada. Meskipun para ahli menyarankan bahwa mengkonsumsi gula terlalu banyak dapat berdampak buruk, maka sebaiknya mengkomsumsi gula secukpnya saja. Cara terbaik adalah dengan menukar cokelat atau junk food dengan buah-buahan.
3. Ikan
Ikan kaya omega 3dan asam lemak untuk membantu dalam pengembangan otak.
4. Kacang-kacangan
Kacang-kacangan dan biji-bijian lainnya adalah sumber yang baik dari vitamin E antioksidan yang memperlambat penuaan. Ini membantu anak tetap aktif dan waspada.
5. Berries
Hal ini diyakini bahwa blueberry mencegah penuaan otak. Untuk memelihara otak anak Anda dan mencegahnya menjadi pelupa di masa depan, adalah penting untuk membiarkan dia mengunyah blueberry.
6. Sayuran bewarna
Contoh sayuran berwarna-warni adalah tomat, wortel dan labu. Mereka kaya akan antioksidan yang diperlukan untuk menjaga otak muda dan sehat.
7. Yoghurt
Anda tidak pernah bisa salah dengan yoghurt. Anak-anak mungkin tidak menyukai rasanya tapi ada yoghurt di pasaran yang anak-anak sukai rasanya. Yogurt memiliki protein dan vitamin B yang penting untuk pertumbuhan jaringan otak.